Monday, October 22, 2018

Detective Conan: Zero the Enforcer


Detective Conan: Zero The Enforcer (名探偵コナン ゼロの執行人 Meitantei Conan: Zero no Shikkounin) is a 2018 Japanese animated crime thriller film directed by Kobun Shizuno and written by Takahiro Okura. It was the twenty-second installment of the Case Closed film series based on the manga series of the same name by Gosho Aoyama,

sipnopsis 


Terletak di Teluk Tokyo, resor terpadu yang baru dibangun dan pusat konvensi "Edge of Ocean" akan menjadi tuan rumah Pertemuan Puncak yang akan datang. Pada tanggal 1 Mei, sebelum upacara pembukaan, lebih dari 22.000 petugas polisi mengamankan gedung ketika ledakan skala besar terjadi. Di tempat itu adalah Tōru Amuro dari Polisi Keamanan Publik Nasional. Conan bertanya-tanya mengapa ledakan itu terjadi berhari-hari sebelumnya daripada di puncak, dan mencatat perilaku Amuro yang mencurigakan. Investigasi menemukan sidik jari yang memberatkan di TKP yang cocok dengan Kogoro Mouri ketika diperiksa terhadap semua personel polisi masa lalu dan sekarang.

Sebuah kasus hacking yang aneh di masa lalu muncul di mana Amuro disalahkan atas bunuh diri tersangka, yang terkait dengan karakter yang terlibat dalam kasus ini. Ketika jaksa mengajukan tuntutan terhadap Kogoro, serangkaian ledakan meledak di seluruh Kota Tokyo. Ketika Conan dan penyelidikan Keamanan Publik memasuki konspirasi di balik kasus ini, mereka mencatat kasus peretasan yang lalu adalah dari badan antariksa Amerika yang kebetulan mengelola kembalinya sebuah kapal misi Mars tanpa awak bernama "White Swan" ("Hakuchō"), re-entry yang dijadwalkan bertepatan dengan jadwal KTT serta diprogram untuk mendarat di Teluk Tokyo.


                             Download Disini
    ⇘        ⇓       ⇙                             ⇘       ⇓       ⇙

  MOVIE CONAN                          MOVIE CONAN
        Dub. Korea                                          Dub. Japan

Monday, September 24, 2018

Para Pemohon SKCK Belum Padati Polres Raja Ampat



Kendati pengumuman pendaftaran CPNS sempat ditunda hingga tanggal 26 September 2018 namun pencari kerja di Raja Ampat belum banyak melakukan pengurusan SKCK, hal ini dijelaskan Kapolres Raja Ampat AKBP Edy Setyanto Senin (24/9/2018)

Edy mengatakan bahwa para pencari kerja yang memohon untuk pembuatan SKCK ke kantor polres tidak terlalu banyak di setiap harinya, terpantau hanya beberapa orang yang datang untuk mengajukan permohonan SKCK, walaupun kemarin ada tes masuk tentara yang membutuhkan SKCK juga akan tetapi jumlah masyarakat yang mengajukan permohonan tidak begitu banyak, kendati demikian pihaknya akan bersiap untuk mengatisipasi lonjakan pemohon SKCK guna kelengkapan pendaftaran CPNS pada tanggal 26 agustus esok hari.

“ada yang mengajukan tapi tidak banyak 1, 2 gitu, karena kemarin juga ada testing untuk masuk tentara tapi tidak banyak juga yang mengajukan SKCK” kata Edy Setyanto


Lebih lanjut pihaknya menjelaskan bahwa blanko untuk pengajuan SKCK masih tersedia cukup banyak.

Tuesday, September 18, 2018

Deklarasi Pemilu 2019 Damai Oleh Semua Elemen Raja Ampat




KPUD Raja Ampat menggelar sosialisasi kampanye dalam kegiatan Deklarasi Pemilu Damai, melibatkan semua pimpinan Paratai Politik (Parpol) peserta Pemilu 2019 di Kabupaten Raja Ampat serta elemen keamanan yang ada di Raja Ampat, Selasa  (18/9/2018).

Wakil Bupati Raja Ampat sekaligus selaku pembinaan partai politik Raja Ampat Manuel Piter Urbinas mengatakan pemilu 2019 kali ini bukan hanya Pileg namun juga pilpres, untuk itu para peserta pemilu diharapkan dapat bekerjasama dalam hal menjaga kantibmas, pihaknya juga mengimbau kepada para simpatisan untuk tetap menjaga situasi pada tahap kampanye nantinya.

"Kita tahu bersama, pemilu tahun 2019 bukan hanya Pileg, tapi juga Pilpres. Olehnya mari bekerjasama menjaga situasi kondusif pelaksanaannya. Saya juga menganjurkan kepada setiap simpatisan masing-masing untuk menjaga kamtibmas, khususnya nanti pada tahapan kampanye,” kata Manuel Piter Urbinas.


Sementara itu ketua KPUD Raja Ampat Steven Eiben menjelaskan setelah melalui beberapa proses tahapan dalam pemilu 2019 saat ini sampailah pada tahap yang penting yaitu deklarasi kampanye damai,  pihaknya mengharapkan dengan adanya deklarasi damai ini nantinya dalam pelaksanaan pemilu peserta tetap mematuhi peraturan dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.

"setelah melalui beberapa proses tahapan dalam pemilu 2019 dan saat ini kita akan mendatangi deklarasi kampanye damai, tujuannya adalah agar semua pihak mengedepankan kebaikan, kami sangat berharap dalam pelaksanaan pemilu nantinya peserta tetap mematuhi peraturan dan menjunjung tinggi hak asasi manusia" kata Steven eiben


Lebih lanjut  KPUD dan Bawaslu, diharapkan agar tetap profesional mengakomodir 16 Parpol yang terdaftar sebagai peserta Pemilu 2019 di Raja Ampat.

Monday, September 17, 2018

KPUD Raja Ampat Mengadakan Sosialisasi Guna Mengakomidir Suara Pemilih Pemula



KPUD Raja Ampat telah melakukan sejumlah kesiapan untuk mengantisipasi lonjakan pemilih pemula pada Pemilu 2019, hal ini dijelaskan ketua KPUD Raja Ampat Steven Eiben Senin (17/9/2018) saat ditemui di kantornya

Steven menjelaskan bahwa KPUD Raja Ampat telah melakukan sosialisasi terkait hak pemilih pada pemilu 2019 ke sejumlah sekolah SMA yang ada di Waisai, seperti yang diketahui bersama bahwa syarat pemilih adalah sudah berusia 17 tahun, pihaknya juga mengaku saat ini masih melakukan sosialisai di Waisai namun KPUD juga akan melakukan hal yang sama untuk di sejumlah Distrik yang ada di Raja Ampat, dengan harapan semua hak suara yang dimiliki pemeilih pemula bisa tersalurkan nanti pada pemilu 2019.

“kami sudah melakukan sosialisai ke SMA yang ada di waisai, mengantisipasi lonjkan pemilih pemula, seperti yang kita tau bahwa pemilih pemula itu yang berusia 17 tahun, untuk sementara kita lakukan di kota waisai dan selanjutnya kami akan turun ke sejumlah distrik untuk melakukan sosialisasi” kata Steven Eiben


Nantinya bila pada waktu pemilihan umum 2019 orang tersebut berusia 17 tahun maka akan tetap di akomodir dengan syarat telah miliki KTP. 

Saturday, September 15, 2018

Melalui Pelatihan K-13 Dapat Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Raja Ampat



Pemerintah Daerah Raja Ampat melalui Dinas Pendidikan Raja Ampat menggelar pelatihan kurikulum 2013 (K-13) tematik bagi guru SD/MI se-Kabupaten Raja Ampat, sabtu (15/9/2018) di aula Dinas Pendidikan Raja Ampat.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Raja Ampat Juariah Saifudin mengimbau kepada guru yang belum pernah mengikuti pelatihan K-13 agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius karena sistem K-13 tidak mudah mulai dari pembelajaranya hingga pengajarannya, sehingga diharapkan setelah pelatihan ini berakhir para guru dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat ke sekolah masing-masing dan dapat meningkatkan mutu pendidikan di Raja Ampat.

“untuk sekolah yang belum pernah mengikuti k-13 ini agar dapat mengikuti kegiatan dengan baik, sehingga dapat di terapkan di sekolah masing-masing, karena k-13 tidak mudah mulai dari pembelajaranya hingga penerapanya” kata Juariah Saifudin


Lebih lanjut pihaknya juga menghimbau agar para guru yang ada di pulau tidak terlalu sering berada di kota.

Wednesday, September 12, 2018

Footsal Bersarung Memeriahkan 1 Muharram 1440



Waisai : PHBI Raja Ampat menyelengarakan pertandingan footsal antar masjid, namun tidak seperti footsal pada umumnya panitia mengharuskan pesertanya mengenakan sarung untuk bertanding, seperti yang dijelaskan sekertaris PHBI Raja Ampat Yamin Marajabesi Kamis (13/9/2018).

Yamin menjelaskan PHBI dalam 1 Muharram memfokuskan dalam kegiatan olahraga, menurut pihaknya hal ini memang disengaja karena kegiatan yang bertemakan islami di fokuskan pada bulan Ramadan sehingga pada 1 muharram merupakan ajang untuk mempererat tali silahturahmi, peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 12 tim yang berasal dari sejumlah masjid yang ada di waisai dan saonek.

“untuk program yang bertemakan islami itu kita fokuskan pada bulan Ramadan, dan kenapa dalam 1 muharram ini kita fokuskan ke olahraga karena kita bertujuan sebagai ajang mempererat tali silahturahmi, peserta 12 tim dari perwakilan masjid yang ada di raja ampat” kata Yamin Marajabesi


Kedepannya PHBI akan mencoba untuk mengundang tim lain baik dari perwakilan paguyuban maupun perwakilan dari agama lain.

Tuesday, September 11, 2018

Ribuan Masyarakat Raja Ampat Memeriahkan Karnaval 1 Muharram 1440.


Waisai-PHBI Raja Ampat sukses menyelenggarakan karnaval 1 Muharram 1440 yang bertepatan pada tanggal 11 September 2018, hal ini terbukti dengan ribuan masyarakat yang hadir untuk ikut serta pada karnaval 1 Muharram.

Sekertaris PHBI Raja Ampat Yamin Marajabesi menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjalin dan merekatkan tali silahturahmi baik antar masyarakat, antar tokoh agama dan pemerintah, sehingga diharapkan tidak ada perpecahan akibat adanya oknum yang tidak bertanggung jawab, pihaknya juga menjelaskan bahwa panitia masih menyiapkan beberapa kegiatan lain untuk memeriahkan 1 muharram yang puncaknya nanti akan ditutup tablig akbar oleh Ustad Abdul Somad

“mejalin talih silahturahmi antara phbi sendiri dengan masyarakat, yang awalnya terpecah belah sehingga lebih dekat, yang kami kemas dalam karnaval, antusias masyarakat di raja ampat sendiri cukup besar terlihat sejumlah masjid dan paguyupan turut ikut memeriahkan, hal ini diharapkan dapat menjalin silahturahmi antara masyarakat, antar tokoh agama dan pemerintah menjali lebih baik” kata Yamin Marajabesi

Sementara itu sejumlah masyarkat yang hadir dan ikut serta dalam karval 1 muharram memberikan apresiasi yang tinggi terhadapat PHBI, dan berharap di tahun yang baru ini pemerintah daerah dapat lebih memeprhatikan lagi majelis taklim dan juga diharapkan kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat waisai saja.

“1 muharram menjadi ajang silahturahmi, dengan kata lain perayaan jangan Cuma waisai saja yang Cuma merasakan , kedepanya kami harap dari kampung-kampung lain bisa bergabung” Jumaliah
“supaya moment-moment sepert ini adalah sebagai ajang silahturahmi, kegiatan keislaman pemeritah bisa menjadi ujung tombak sehingga bisa lebih baik lagi” Gordi
“kedepanya bisa lebih baik lagi, dan untuk pemerintah perhatian pemerintah kepada majelis majelis taklim bisa ditingkatkan” Nirwa


Lebih lanjut PHBI Raja Ampat sedang bersiap untuk kegiatan footsal yang akan dilaksankan esok hari.