Monday, September 24, 2018

Para Pemohon SKCK Belum Padati Polres Raja Ampat



Kendati pengumuman pendaftaran CPNS sempat ditunda hingga tanggal 26 September 2018 namun pencari kerja di Raja Ampat belum banyak melakukan pengurusan SKCK, hal ini dijelaskan Kapolres Raja Ampat AKBP Edy Setyanto Senin (24/9/2018)

Edy mengatakan bahwa para pencari kerja yang memohon untuk pembuatan SKCK ke kantor polres tidak terlalu banyak di setiap harinya, terpantau hanya beberapa orang yang datang untuk mengajukan permohonan SKCK, walaupun kemarin ada tes masuk tentara yang membutuhkan SKCK juga akan tetapi jumlah masyarakat yang mengajukan permohonan tidak begitu banyak, kendati demikian pihaknya akan bersiap untuk mengatisipasi lonjakan pemohon SKCK guna kelengkapan pendaftaran CPNS pada tanggal 26 agustus esok hari.

“ada yang mengajukan tapi tidak banyak 1, 2 gitu, karena kemarin juga ada testing untuk masuk tentara tapi tidak banyak juga yang mengajukan SKCK” kata Edy Setyanto


Lebih lanjut pihaknya menjelaskan bahwa blanko untuk pengajuan SKCK masih tersedia cukup banyak.

Tuesday, September 18, 2018

Deklarasi Pemilu 2019 Damai Oleh Semua Elemen Raja Ampat




KPUD Raja Ampat menggelar sosialisasi kampanye dalam kegiatan Deklarasi Pemilu Damai, melibatkan semua pimpinan Paratai Politik (Parpol) peserta Pemilu 2019 di Kabupaten Raja Ampat serta elemen keamanan yang ada di Raja Ampat, Selasa  (18/9/2018).

Wakil Bupati Raja Ampat sekaligus selaku pembinaan partai politik Raja Ampat Manuel Piter Urbinas mengatakan pemilu 2019 kali ini bukan hanya Pileg namun juga pilpres, untuk itu para peserta pemilu diharapkan dapat bekerjasama dalam hal menjaga kantibmas, pihaknya juga mengimbau kepada para simpatisan untuk tetap menjaga situasi pada tahap kampanye nantinya.

"Kita tahu bersama, pemilu tahun 2019 bukan hanya Pileg, tapi juga Pilpres. Olehnya mari bekerjasama menjaga situasi kondusif pelaksanaannya. Saya juga menganjurkan kepada setiap simpatisan masing-masing untuk menjaga kamtibmas, khususnya nanti pada tahapan kampanye,” kata Manuel Piter Urbinas.


Sementara itu ketua KPUD Raja Ampat Steven Eiben menjelaskan setelah melalui beberapa proses tahapan dalam pemilu 2019 saat ini sampailah pada tahap yang penting yaitu deklarasi kampanye damai,  pihaknya mengharapkan dengan adanya deklarasi damai ini nantinya dalam pelaksanaan pemilu peserta tetap mematuhi peraturan dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.

"setelah melalui beberapa proses tahapan dalam pemilu 2019 dan saat ini kita akan mendatangi deklarasi kampanye damai, tujuannya adalah agar semua pihak mengedepankan kebaikan, kami sangat berharap dalam pelaksanaan pemilu nantinya peserta tetap mematuhi peraturan dan menjunjung tinggi hak asasi manusia" kata Steven eiben


Lebih lanjut  KPUD dan Bawaslu, diharapkan agar tetap profesional mengakomodir 16 Parpol yang terdaftar sebagai peserta Pemilu 2019 di Raja Ampat.

Monday, September 17, 2018

KPUD Raja Ampat Mengadakan Sosialisasi Guna Mengakomidir Suara Pemilih Pemula



KPUD Raja Ampat telah melakukan sejumlah kesiapan untuk mengantisipasi lonjakan pemilih pemula pada Pemilu 2019, hal ini dijelaskan ketua KPUD Raja Ampat Steven Eiben Senin (17/9/2018) saat ditemui di kantornya

Steven menjelaskan bahwa KPUD Raja Ampat telah melakukan sosialisasi terkait hak pemilih pada pemilu 2019 ke sejumlah sekolah SMA yang ada di Waisai, seperti yang diketahui bersama bahwa syarat pemilih adalah sudah berusia 17 tahun, pihaknya juga mengaku saat ini masih melakukan sosialisai di Waisai namun KPUD juga akan melakukan hal yang sama untuk di sejumlah Distrik yang ada di Raja Ampat, dengan harapan semua hak suara yang dimiliki pemeilih pemula bisa tersalurkan nanti pada pemilu 2019.

“kami sudah melakukan sosialisai ke SMA yang ada di waisai, mengantisipasi lonjkan pemilih pemula, seperti yang kita tau bahwa pemilih pemula itu yang berusia 17 tahun, untuk sementara kita lakukan di kota waisai dan selanjutnya kami akan turun ke sejumlah distrik untuk melakukan sosialisasi” kata Steven Eiben


Nantinya bila pada waktu pemilihan umum 2019 orang tersebut berusia 17 tahun maka akan tetap di akomodir dengan syarat telah miliki KTP. 

Saturday, September 15, 2018

Melalui Pelatihan K-13 Dapat Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Raja Ampat



Pemerintah Daerah Raja Ampat melalui Dinas Pendidikan Raja Ampat menggelar pelatihan kurikulum 2013 (K-13) tematik bagi guru SD/MI se-Kabupaten Raja Ampat, sabtu (15/9/2018) di aula Dinas Pendidikan Raja Ampat.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Raja Ampat Juariah Saifudin mengimbau kepada guru yang belum pernah mengikuti pelatihan K-13 agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius karena sistem K-13 tidak mudah mulai dari pembelajaranya hingga pengajarannya, sehingga diharapkan setelah pelatihan ini berakhir para guru dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat ke sekolah masing-masing dan dapat meningkatkan mutu pendidikan di Raja Ampat.

“untuk sekolah yang belum pernah mengikuti k-13 ini agar dapat mengikuti kegiatan dengan baik, sehingga dapat di terapkan di sekolah masing-masing, karena k-13 tidak mudah mulai dari pembelajaranya hingga penerapanya” kata Juariah Saifudin


Lebih lanjut pihaknya juga menghimbau agar para guru yang ada di pulau tidak terlalu sering berada di kota.

Wednesday, September 12, 2018

Footsal Bersarung Memeriahkan 1 Muharram 1440



Waisai : PHBI Raja Ampat menyelengarakan pertandingan footsal antar masjid, namun tidak seperti footsal pada umumnya panitia mengharuskan pesertanya mengenakan sarung untuk bertanding, seperti yang dijelaskan sekertaris PHBI Raja Ampat Yamin Marajabesi Kamis (13/9/2018).

Yamin menjelaskan PHBI dalam 1 Muharram memfokuskan dalam kegiatan olahraga, menurut pihaknya hal ini memang disengaja karena kegiatan yang bertemakan islami di fokuskan pada bulan Ramadan sehingga pada 1 muharram merupakan ajang untuk mempererat tali silahturahmi, peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 12 tim yang berasal dari sejumlah masjid yang ada di waisai dan saonek.

“untuk program yang bertemakan islami itu kita fokuskan pada bulan Ramadan, dan kenapa dalam 1 muharram ini kita fokuskan ke olahraga karena kita bertujuan sebagai ajang mempererat tali silahturahmi, peserta 12 tim dari perwakilan masjid yang ada di raja ampat” kata Yamin Marajabesi


Kedepannya PHBI akan mencoba untuk mengundang tim lain baik dari perwakilan paguyuban maupun perwakilan dari agama lain.

Tuesday, September 11, 2018

Ribuan Masyarakat Raja Ampat Memeriahkan Karnaval 1 Muharram 1440.


Waisai-PHBI Raja Ampat sukses menyelenggarakan karnaval 1 Muharram 1440 yang bertepatan pada tanggal 11 September 2018, hal ini terbukti dengan ribuan masyarakat yang hadir untuk ikut serta pada karnaval 1 Muharram.

Sekertaris PHBI Raja Ampat Yamin Marajabesi menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjalin dan merekatkan tali silahturahmi baik antar masyarakat, antar tokoh agama dan pemerintah, sehingga diharapkan tidak ada perpecahan akibat adanya oknum yang tidak bertanggung jawab, pihaknya juga menjelaskan bahwa panitia masih menyiapkan beberapa kegiatan lain untuk memeriahkan 1 muharram yang puncaknya nanti akan ditutup tablig akbar oleh Ustad Abdul Somad

“mejalin talih silahturahmi antara phbi sendiri dengan masyarakat, yang awalnya terpecah belah sehingga lebih dekat, yang kami kemas dalam karnaval, antusias masyarakat di raja ampat sendiri cukup besar terlihat sejumlah masjid dan paguyupan turut ikut memeriahkan, hal ini diharapkan dapat menjalin silahturahmi antara masyarakat, antar tokoh agama dan pemerintah menjali lebih baik” kata Yamin Marajabesi

Sementara itu sejumlah masyarkat yang hadir dan ikut serta dalam karval 1 muharram memberikan apresiasi yang tinggi terhadapat PHBI, dan berharap di tahun yang baru ini pemerintah daerah dapat lebih memeprhatikan lagi majelis taklim dan juga diharapkan kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat waisai saja.

“1 muharram menjadi ajang silahturahmi, dengan kata lain perayaan jangan Cuma waisai saja yang Cuma merasakan , kedepanya kami harap dari kampung-kampung lain bisa bergabung” Jumaliah
“supaya moment-moment sepert ini adalah sebagai ajang silahturahmi, kegiatan keislaman pemeritah bisa menjadi ujung tombak sehingga bisa lebih baik lagi” Gordi
“kedepanya bisa lebih baik lagi, dan untuk pemerintah perhatian pemerintah kepada majelis majelis taklim bisa ditingkatkan” Nirwa


Lebih lanjut PHBI Raja Ampat sedang bersiap untuk kegiatan footsal yang akan dilaksankan esok hari. 

Sunday, September 9, 2018

Pemerintah Daerah Raja Ampat Menggandeng LKPP Untuk Menekan Kesalahan Dalam Pengadaan Barang Dan Jasa Pemerintahan



Pemerintah Daerah Raja Ampat bersama dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan barang/jasa Pemerintah (LKPP) mengadakan Forum Grup Discusion (FGD) untuk meminimalisir kesalahan dalam bidang pengadaan barang dan jasa, di aula BKD Raja Ampat Senin (10/9/2018)

Wakil Bupati Raja Ampat Manuel Urbinas menjelaskan kegiatan ini memberikan dampak yang positif bagi pemerintah daerah yaitu dengan tata kelolah pemerintahan yang baik dan bersih, pemda juga sudah menjalin kontrak dengan beberapa pihak untuk mewujudkan e-government, untuk itu diharapkan para peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius sehingga dapat mengimplementasikan ilmu yang di dapat.

“yakni tata kelolah pemerintahan yang baik dan bersih, pemda raja ampat juga sudah menjalin kontrak dengan beberapa pihak untuk mewujudkan e-govermen, saya berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius sehingga dapat mengiplementasikanya dengan baik” kata Manuel Urbinas

Sementara itu tenaga ahli LKPP Ir. Reflus M.Si, mengatakan dalam melakukan pengadaan barang dan jasa pemerintahan sering terjadi kesalahan baik sengaja maupun tidak disengaja, untuk itu kegiatan ini dilaksanakan untuk menekan kesalahan yang nanti ada mulai dari perencanaan pengadaan hingga pengadaan, sehingga diharapkan melalui kegiataan ini para pemangku kepentingan dapat memahami dan menghindari kesalahan yang akan terjadi dalam proses pengadaan barang.

“ini merupakan keinginan dari pemda raja ampat untuk pelaksanan secara baik, terbuka dan tranparan dan memenuhi prinsip efisien efektif dan akuntabel, sering sengaja atau tidak sengaja para pelaku pengadaan dalam proses pengadaan sering terjadi kesalahan, untuk mengurangi kesalahan itu maka dilaksankan FGD, harapanya peserta mendapatkan bekal” Ir. Reflus M.Si


Dengan adanya kegiatan ini keinginan pemda raja ampat untuk menciptakan pemerintahan yang transparan yang memenuhi prinsip efisien, efekif dan akuntable dapat segera tercapai.

Friday, September 7, 2018

Belum Ada Kenaikan Kebutuhan Pokok Di Raja Ampat Akibat Rupiah Melemah



Nilai tukar rupiah yang semakin melemah terhadap dolar belum berdampak pada harga kebutuhan pokok di Pasar Waisai, hal ini dijelaskan Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Raja Ampat Djalali, Jumat (7/9/2018)

Djalali menjelasakan belum ada dampak dari akibat melemahnya rupiah terhadap dolar, hal ini di tandai belum adanya masyarakat seperti pengerajin tahun dan tempe yang mengeluh terkait bahan pokok, namun pihaknya memprediksi dampak atas melemahnya nilai tukar rupiah akan terasa pada bulan depan karena barang yang dijual di waisai merupakan barang stok lama.

“untuk sementara ini belum ada kenaikan dari melemahnya nilai tukar rupiah, dan masyarakatpun mengeluh karena adanya kenaikan, mungkin bulan depan kami memprediksikan ada kenaikan mengingat barang yang masuk ke waisai merupakan stok lama” kata Djalali

Lebih lanjut Dinas Perindustrian Dan Perdangan akan bersiap untuk menggelar pasar murah bila terjadi kenaikan harga akibat melemahnya nilai tukar rupiah.



Wednesday, September 5, 2018

Rendahnya pemahaman pentingnya kepemilikan Akta kelahiran, Kementerian P3A Sosialisasi Pengurusan Akta Kelahiran



Kementrian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak mengadakan sosalisasi kepemilikan akta kelahiran, di Hotel Marasrisen Raja Ampat Rabu (5/9/2018).

Dalam sambutan tertulis Bupati di bacankan Asissten 3 Setda Raja Ampat Muhidin Umalelen mengatakan kegiatan ini sangat penting karena tingkat kesadaran masyarakat terkait dokumen kependudukan masih sangat kurang, untuk itu melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan perlindungan status kependudukan dan mampu menjawab permasalahan terkait data kependudukan.

“saya sangat memahami bahwa kegiatan saat ini merupakan hal yang sangat penting, tingkat kesadaran masyarakat terkait kepemilikan dokumen kependudukan sangat kurang, diharapkan dapat memperkuat kita dalam memberikan dan perlindungan status kependudukan dan mampu menjawab permasalahan data kependudukan” kata Muhidin Umalelen

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Raja Ampat Siti Syam sangat mendukung kegiatan ini, karena kegiatan ini sangat penting mengingat akta kelahiran sangat di perlukan, nantinya dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak akan selalu berkordinasi dengan dukcapil dan akan mendata anak yang belum memiliki akta kelahiran untuk di laporkan, sehingga diharapkan semua anak di Raja Ampat memiliki akta kelahiran.

“sangat penting karena ini terkait tentang pencatatan kelahiran, kami akan selalu berkordinasi dengan dukcapil dan nantinya kami akan kekampung untuk membantu dukcapil mendata anak yang belum memiliki akte kelahiran, harapan kami di raja ampat ini hak memiliki akta kelahiran sudah dimiliki semua anak di raja ampat” kata Siti Syam


Dengan adanya kegiatan ini diharapkan juga dinas terkait lain dapat membantu memperbaiki data kependudukan Raja Ampat.

Tuesday, September 4, 2018

Resiko Bencana Tinggi Di Raja Ampat BNPB Melaksanakan Sosialisasi Penyusunan Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana di Raja Ampat


Raja Ampat - Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB) mengadakan sosialisasi penyusunan dokumen rencana penanggulangan bencana, di aula kantor badan penanggulangan bencana daerah Raja Ampat selasa (4/9/2018)

Ketua tim penanggulangan bencana regional 2 BNPB Sigit Widiantoro menjelaskan tujuan dari kegiatan ini adalah lanjutan dari dokumen perencanaan pada tahun 2017 yang nantinya  ada singkronisasi antara RPJM Daerah dengan dokumen rencana penggulangan bencana, sehingga kebijakan strategis terkait penganggaran becana bisa di utamakan, dan diharapkan bila terjadi bencana di daerah maka bisa segera di tanggulangi.

“tujuannya lanjutan dokumen perencanaan tahun 2017 lalu dimana rencana penanggulangan bencana ini adalah singkronisasi dengan RPJM Daerah, sehingga kebijakan stategis terkait penganggaran bencana bisa di utamakan, harapan bila terjadi bencana bisa di tanggulangi” kata Sigit Widiantoro

Sementara itu kepala pelaksana Penanggulangan Bencana Daerah Raja Ampat Whilem Watem mengatakan pada tahun 2018 ini program penanggulangan bencana sudah singkron dengan RPJMN dan RPJMD, untuk itu pihaknya akan menyiapkan data, aturan dan SDM, dengan terlaksananya sosialisasi ini diharapkan dokumen rencana penaggulangan bencana ini tidak menabrak hukum yang ada dan benar benar dapat mengakomodir permasalahan yang ada di Raja Ampat.

“siapkan data, siapkan aturan siapkan orang, diharapkan tahun anggaran tahun 2018 program kita sudah singkron dengan RPJMN, diharapkan setelah penyusunan RPJMD ini kita dapat melaksanakan nya sehingga tidak menabrak hukum dan betul betul dapat mengakomodir permasalahn yang ada di kabupaten” Whilem Watem


Kegiatan ini berlangsung selama 1 hari dan di ikuti oleh sejumlah OPD lingkup Raja Ampat. 

Monday, September 3, 2018

Piala Raja Sudah Di Mulai Kembali



Ajang bergengsi Piala Raja resmi di buka oleh Asissten 3 Setda Raja Ampat Muhidin Umalelen di Studion Klanafa Raja Ampat, senin (3/9/2018)

Dalam sambutan tertulis Bupati dibacakan Muhidin Umalelen kompetisi ini bertujuan untuk menjaring potensi yang dimiliki oleh generasi muda Raja Ampat dalam bidang sepak bola, pemerintah daerah sangat mendukung kompetisi yang telah terselenggara ini, untuk itu pihaknya mengharapkan para pemain selalu menjunjung sportifitas.

“untuk menjaring potensi yang dimiliki pemuda raja ampat terutama dalam bidang sepak bola, oleh karena itu saya harap para pemain dapat bertanding secara sportif” kata Muhidin Umalelen

Sementara itu ketua panitia kompetisi Paul Mayor mengatakan generasi penerus yang mengikuti kompetisi saat ini belum memiliki akhir yang pasti, untuk itu melalui Turnamen Piala Raja Tahun 2018 ini akan memberikan program baru dalam kompetisi kedepannya, pihaknya juga menjelaskan bahwa kompetisi baru tersebut sudah di kordinasikan ke PSSI dan telah di setujui

“Generasi-generasi ini adalah bibit-bibit yang tidak punya Muara, nanti akhirnya kemana tetapi harapan kami kepada Tim-tim Sepakbola melalui turnamen Piala Raja tahun 2018 mulai dari hari ini” kata Paul Mayor


Sebanyak 21 tim mengikuti turnamen piala raja tahun 2018 dan dibuka dengan pertandingan antara Putra Badai melawan Mistim.