Nilai tukar rupiah yang semakin melemah terhadap dolar belum
berdampak pada harga kebutuhan pokok di Pasar Waisai, hal ini dijelaskan Kepala
Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Raja Ampat Djalali, Jumat (7/9/2018)
Djalali menjelasakan belum ada dampak dari akibat melemahnya
rupiah terhadap dolar, hal ini di tandai belum adanya masyarakat seperti
pengerajin tahun dan tempe yang mengeluh terkait bahan pokok, namun pihaknya
memprediksi dampak atas melemahnya nilai tukar rupiah akan terasa pada bulan
depan karena barang yang dijual di waisai merupakan barang stok lama.
“untuk sementara ini belum ada kenaikan dari melemahnya
nilai tukar rupiah, dan masyarakatpun mengeluh karena adanya kenaikan, mungkin
bulan depan kami memprediksikan ada kenaikan mengingat barang yang masuk ke
waisai merupakan stok lama” kata Djalali
Lebih lanjut Dinas Perindustrian Dan Perdangan akan bersiap
untuk menggelar pasar murah bila terjadi kenaikan harga akibat melemahnya nilai
tukar rupiah.

No comments:
Post a Comment